Kasus Keamanan Jaringan

1.    Tablet PC

Tablet PC, gadget yang sekarang sedang menjadi idola pada pemuja teknologi, ternyata menempuh perkembangan panjang, sebelum menjadi bentuk seperti yang kita kenal sekarang. Dan pioneer dari perangkat itu adalah dimulai pada tahun 1888. Sejarah PC tablet diawali dengan dibuatnya sebuah perangkat stylus listrik yang berguna untuk mengenali tulisan tangan. Adalah Elisa Grey yang memiliki hak paten bagi alat yang disebut teleautograph ini.

Kemudian di tahun 1945 Vannevar Bush mengenalkan sebuah perangkat bernama memex, yang bentuknya masih sangat besar, serupa meja. Alat ini akan secara otomatis merekam baik tulisan ataupun gambar yang dihasilkan oleh tangan sang operator.

Sejak tahun 1950-an, berbagai produsen mulai bereksperimen dengan teks elektronik, pengenal tulisan tangan dan perangkat tambahan untuk input digital. Penggunaan pertama dari pena stylus dalam perangkat komputasi adalah Styalator, yang dikenalkan oleh Tom Dimond pada tahun 1957. Pada tahun 1960-an dalam pertunjukan televise dan bioskop seperti Star Trek dan 2001: A Space Odyssey, telah diprediksi suatu perangkat tablet yang digunakan untuk berkomunikasi, kerja maupun entertainment.

Sejarah PC tablet berlanjut di tahun 1985 Percept dan CIC mengenalkan suatu computer PC yang menggunakan tablet dan pengenalan tulisan tangan, dan bukan dengan keyboard atau mouse. Tablet itu menggunakan system operasi DOS. Sementara tahun 1993 produsen asal Jepang, Fujitsu mengeluarkan PC tablet Poqet yang menggunakan LAN terintegrasi. Tak mau ketinggalan Apple Computer juga merilis Newton PDA atau MessagePad Apple, yang menggunakan pengenalan tulisan tangan dengan stylus.

Demikian juga IBM mengeluarkan ThinkPad, computer portable komersial pertama yang dijual untuk masyarakat umum. AT & T juga mengeluarkan EO Personal Communicator, yang menggabungkan PenPoint dengan komunikasi nirkabel. Tahun 1993 BellSouth juga merilis IBM Simon Personal Comunicator, yaitu sebuah ponsel analog yang menggunakan teknologi layar sentuh.

Pada tahun 2000-an Bill Gates mengenalkan sebuah prototype dari sebuah PC tablet. Oleh Microsoft perangkat itu didefinisikan sebagai pena computer. Tahun 2009 Asus mengumumkan sebuah netbook tablet yang sudah dilengkapi dengan layar multisentuh.

Dan di tahun 2010 beragam piranti tablet mulai membanjiri pasar. Apple mengenalkan iPad dengan Apple IOS, Samsung mengeluarkan Galaxy Tab dengan Android dan bModo meluncurkan bModo 12 dengan Windows 7 OS. Setahun kemudian Dell mengeluarkan Streak dan disusul Blackberry mengeluarkan Playbook serta masih banyak lagi produsen yang mengeluarkan produk-produk tablet PC.

Ukuran yang ringkas serta kemampuan terintegrasi yang setara dengan komputer, membuat tablet PC begitu digandrungi oleh masyarakat. Tidak hanya oleh kalangan eksekutif, tetapi oleh kalangan biasa.

2.Situs Jejaring Sosial

Jejaring sosial muncul atas dasar ide untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh belahan dunia.

Kehadiran jejaring sosial diawali dengan munculnya Sixdegrees.com pada tahun 1997  sebagai situs jejaring sosial pertama di dunia. Tahun 1999 dan 2000 muncul situs jejaring sosial bernama lunarstorm, live journal, dan cyword sengan sistem informasi searah.

Nah, pada tahun 2010 munculah Friendster, situs jejaring sosial yang sangat populer selama beberapa tahun hingga akhirnya terlindas oleh kemunculan Facebook. Frienster sendiri awalnya ditujukan sebagai tempat untuk mencari jodoh secara online. Akan tetapi pengguna jejaring sosial yang sekarang dimiliki oleh perusahaan asal Malaysia itu lebih meminatinya sebagai situs untuk saling berkenalan dengan pengguna lain.

Tahun 2003 bermunculan situs jejaring sosial lain dengan beragam kategori seperti Flikr (berbagi foto), Youtube (berbagi video), dan MySpace (banyak digunakan sebagai jejaring sosial musik). Selain Friendster, MySpace merupakan jejaring sosial populer pada saat itu.

Pada Tahun 2006, kehadiran facebook menggeser posisi jejaring sosial yang ada pada saat itu. Facebook yang diluncurkan pada 2004 itu saat ini telah memiliki lebih dari 750 juta pengguna.

Tahun 2009, muncul jejaring sosial Twitter yang saat ini juga merupakan salah satu jejaring sosial populer. Pengguna Twitter (tweep) dibatasi dalam berkicau (tweet) maksimal 140 karakter. Namun justru pembatasan ini yang membuat Twitter menjadi jejaring sosial micro blogging populer. Karena terbatas, jadi orang hanya menuliskan kata-kata yang penting saja, dan tidak lebay seperti kebanyakan status di Facebook.Selain itu, twitter tidak mengharuskan terjadinya interaksi antar pengguna. Hal ini karena ada system follow sehingga orang yang difollow tidak perlu melakukan follow balik jika merasa itu tidak perlu.

Baru-baru ini saham jejaring sosial MySpace dibeli oleh penyanyi Justin Timberlake yang kabarnya sebagai pemilik saham terbesar. Dengan menguasai sebagian saham MySpace, Justin bertekat untuk menjadikan MySpace sebagai jejaring sosial musik yang pupuler.

Tahun 2011 ini muncul lagi jejaring sosial baru bernama Google+ (dibaca Google plus) yang dibuat oleh perusahaan internet raksasa, Google. Jejaring sosial ini sepertinya sengaja dibuat untuk menyaingi situs milik Mark Zukerberg, Facebook. Dengan tampilan dan fitur yang sangat mirip facebook, Google+ disebut-sebut akan menjadi jejaring sosial popular.
Kelebihan Google+ adalah memiliki fitur dan sistem yang dimiliki oleh facebook dan twitter, bisa dibilang penggabungan dari dua jejaring sosial tersebut.

 

3.CyberCrime

Cybercrime adalah kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber. Banyak diantaramya adalah pegawai sebuah perusahaan yang loyal dan dipercaya oleh perusahaan-nya, dan dia tidak perlu melakukan kejahatan computer. Mereka adalah orang-orang yang tergoda pada lubang-lubang yang terdapat pada sistem computer. Sehingga kesempatan merupakan penyebab utama orang-orang tersebut menjadi ‘penjahat cyber’. Kategori Cybercrime adalah :

1.      Cyberpiracy

Penggunaan teknologi komputer untuk :

·         mencetak ulang software atau informasi

·         mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan computer

2.      Cybertrespass

Penggunaan teknologi komputer untuk meningkatkan akses pada:

·         Sistem komputer sebuah organisasi atau individu

·         Web site yang di-protect dengan password

3.      Cybervandalism

Penggunaan teknologi komputer untuk membuat program yang :

·         Mengganggu proses transmisi informasi elektronik

·         Menghancurkan data di computer

 Tipe-tipe user komputer yang sering dikaitkan dengan CyberCrime adalah sebagai berikut ;

 1.Hacker

Sekumpulan orang/team yang tugasnya membangun serta menjaga sebuah sistem sehingga dapat berguna bagi kehidupan dunia teknologi informasi, serta penggunanya. hacker disini lingkupnya luas bisa bekerja pada field offline maupun online, seperti Software builder(pembuat/perancang aplikasi), database administrator, dan administrator. Namun dalam tingkatan yang diatas rata-rata dan tidak mengklaim dirinya sendiri, namun diklaim oleh kelompoknya, maka dari itu hacker terkenal akan kerendahan hati dan kemurahan memberikan segenap ilmunya.

 2.Cracker

Seorang/sekumpulan orang yang memiliki kemampuan lebih dalam merusak sebuah sistem sehingga fungsinya tidak berjalan seperti normalnya, atau malah kebalikannya, sesuai keinginan mereka, dan mereka memang diakui memiliki kemampuan yang indigo dan benar-benar berotak cemerlang. Biasanya cracker ini belum dikategorikan kejahatan didunia maya, karena mereka lebih sering merubah aplikasi, seperti membuat keygen, crack, patch(untuk menjadi full version).

 3.Defacer

Seorang/Sekumpulan orang yang mencoba untuk mengubah halaman dari suatu website atau profile pada social network(friendster, facebook, myspace), namun yang tingkatan lebih, dapat mencuri semua informasi dari profil seseorang, cara mendeface tergolong mudah karena banyaknya tutorial diinternet, yang anda butuhkan hanya mencoba dan mencoba, dan sedikit pengalaman tentang teknologi informasi.

 4.Carder

Seorang/sekumpulan lamers yang mencoba segala cara untuk mendapatkan nomor kartu kredit seseorang dan cvv2nya dengan cara menipu, menggenerate sekumpulan kartu kredit untuk kepentingan dirinya sendiri. Namun pada tingkatan tertentu carder dapat mencuri semua informasi valid dari sebuah online shopping. Ini adalah Malingnya dunia Maya.

 5.Frauder

Seorang/sekumpulan orang yang mencoba melakukan penipuan didunia pelelangan online, belum ada deskripsi jelas tentang orang ini, mereka sering juga dikategorikan sebagai carder.

 6.Spammer

Seorang/sekumpulan orang yang mencoba mengirimkan informasi palsu melalui media online seperti internet, biasanya berupa email, orang-orang ini mencoba segala cara agar orang yang dikirimi informasi percaya terhadap mereka sehingga next step untuk mendapatkan kemauan si spammer ini berjalan dengan baik. Meraka tidak lain dikategorikan sebagai penipu.

Beberapa langkah penting yang harus dilakukan setiap negara dalam penanggulangan cybercrime adalah :

  • Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
  • Meningkatkan sistem pengamanan jaringan komputer nasional sesuai standar internasional
  • Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime
  • Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi
  • Meningkatkan kerjasama antar negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.

Contoh bentuk penanggulangan antara lain :

  • IDCERT (Indonesia Computer Emergency Response Team)

Salah satu cara untuk mempermudah penanganan masalah keamanan adalah dengan membuat sebuah unit untuk melaporkan kasus keamanan. Masalah keamanan ini di luar negeri mulai dikenali dengan munculnya “sendmail worm” (sekitar tahun 1988) yang menghentikan sistem email Internet kala itu. Kemudian dibentuk sebuah Computer Emergency Response Team (CERT) Semenjak itu di negara lain mulai juga dibentuk CERT untuk menjadi point of contact bagi orang untuk melaporkan masalah kemanan. IDCERT merupakan CERT Indonesia.

  • Sertifikasi perangkat security. Perangkat yang digunakan untuk menanggulangi keamanan semestinya memiliki peringkat kualitas. Perangkat yang digunakan untuk keperluan pribadi tentunya berbeda dengan perangkat yang digunakan untuk keperluan militer. Namun sampai saat ini belum ada institusi yang menangani masalah evaluasi perangkat keamanan di Indonesia. Di Korea hal ini ditangani oleh Korea Information Security Agency.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s